Alumni BPI FUAD UIN Ponorogo Raih Penghargaan Penyuluh Agama Terbaik I NTB 2025 Lewat Inovasi Dakwah Digital

LOMBOK UTARA – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh alumni Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Siti Frebdiana Kinira, alumni BPI angkatan 2017 yang kini mengabdi sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional di Kabupaten Lombok Utara, berhasil meraih penghargaan Terbaik I Penyuluh Agama Islam Award 2025 kategori Metode Penyuluhan Baru tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Capaian ini menjadi bukti nyata kontribusi alumni perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menghadirkan inovasi dakwah yang adaptif, solutif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Keberhasilan Siti Frebdiana berakar dari fondasi keilmuan yang kokoh. Ia menggembleng ilmu agamanya di Pondok Pesantren Darul Huda, Mayak, Ponorogo, sebelum akhirnya menempuh pendidikan tinggi pada Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam angkatan 2017 di FUAD UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (sebelumnya IAIN Ponorogo). Perpaduan antara tradisi pesantren dan metodologi penyuluhan modern yang dipelajarinya di bangku kuliah menjadi bekal utama dalam merancang strategi dakwah yang menjawab tantangan zaman.

Dalam menjalankan tugasnya, Siti Frebdiana memelopori dakwah digital yang menyasar generasi muda melalui konten edukasi keagamaan di Instagram miliknya (@frebdiana) serta menginisiasi Majelis Taklim Online via WhatsApp. Menurutnya, tantangan utama dakwah saat ini adalah menyampaikan pesan agama dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh milenial. Inovasi media sosial tersebut berjalan beriringan dengan kiprah aktifnya di bidang keorganisasian, di mana ia menjabat sebagai Bendahara PC IPARI Kabupaten Lombok Utara sekaligus Sekretaris Kelompok Kerja Majelis Taklim.

Penghargaan tingkat provinsi ini menegaskan komitmen Siti Frebdiana untuk terus mengembangkannya ke depan melalui perluasan jangkauan majelis taklim online dan pengayaan konten digital. Prestasi ini tidak hanya membanggakan masyarakat Lombok Utara, tetapi juga mengharumkan nama almamater BPI FUAD UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sebagai pencetak tenaga penyuluh agama yang kreatif, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Berita Terkait