IDENTITAS FAKULTAS

Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD): Menjembatani Keilmuan Islam, Tradisi, dan Era Digital

Berakar dari Jurusan Ushuluddin, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) resmi bertransformasi pada tahun 2016 seiring alih status lembaga menjadi IAIN Ponorogo yang kini terus berkembang pesat hingga menjadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Dalam kiprahnya, FUAD menaungi empat program studi unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman, yaitu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), serta Sejarah Peradaban Islam (SPI).

Sebagai dinamo penggerak keilmuan di lingkungan UIN Ponorogo, FUAD terus melangkah maju melalui penguatan kelembagaan, integrasi keilmuan Islam dan sains, serta penyediaan layanan akademik yang serba modern. Seluruh rancangan kurikulumnya disusun secara responsif berpatokan pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Hal ini dilakukan untuk menjamin setiap lulusan FUAD tidak hanya memiliki keunggulan secara akademis, tetapi juga adaptif dan berdaya saing di dunia kerja—mulai dari sektor pendidikan, media penyiaran, hingga bidang konseling dan penyuluhan di berbagai institusi pemerintah maupun swasta.

Akselerasi keilmuan di FUAD disokong penuh oleh ekosistem dan fasilitas pendukung yang terintegrasi. Pembelajaran aplikatif diperkuat melalui keberadaan Laboratorium IAT, KPI, BPI, dan SPI untuk penajaman riset serta praktik langsung mahasiswa. Selain itu, FUAD juga menghadirkan Rumah Jurnal sebagai wadah pusat publikasi karya ilmiah bereputasi, serta Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Al-Qur’an (LP2Q) yang berperan penting sebagai benteng penguatan spiritual sekaligus pengembangan literasi Al-Qur’an bagi seluruh sivitas akademika.

Berita Terkait