Ponorogo, 20 Agustus 2026 — Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) UIN Ponorogo melaksanakan rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 pada Kamis (20/8). Mengusung tema “Teguhkan Nilai, Menyalakan Nalar, Menggerakkan Peradaban,” kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengenalan kehidupan akademik dan kemahasiswaan bagi mahasiswa baru FUAD.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 05.00 hingga 16.00 WIB. Kegiatan diawali dengan mobilisasi dan check-in peserta, apel pagi, serta sarapan. Setelah seluruh peserta terkondisikan, mahasiswa baru diarahkan menuju aula untuk mengikuti rangkaian agenda berikutnya bersama PK masing-masing kelompok.

Sebelum memasuki materi utama, mahasiswa baru mengikuti sesi pra-wacana yang dipandu oleh instruktur. Peserta diajak mengamati sejumlah isu dan fenomena yang berkaitan dengan materi, kemudian diberikan pertanyaan terbuka untuk menggali pengetahuan dan pandangan awal. Sesi ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk membangun keberanian menyampaikan pendapat sekaligus mempersiapkan diri mengikuti materi.
Materi pertama bertajuk “Mahasiswa sebagai Episentrum Bangsa” disampaikan dengan pendampingan moderator. Untuk mencairkan suasana, MC nonformal memberikan ice breaking sebelum materi dimulai.
Dalam materi tersebut, mahasiswa baru diajak memahami posisi dan peran strategis mahasiswa dalam kehidupan bangsa. Menjadi mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan aktivitas akademik, tetapi juga menuntut kepedulian terhadap lingkungan sekitar, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) I. Mahasiswa baru dibagi ke dalam kelompok untuk mendiskusikan materi bersama instruktur dan fasilitator. Diskusi berlangsung aktif dengan peserta yang antusias menyampaikan pandangan dan hasil pemikiran kelompok.
Perwakilan kelompok kemudian mempresentasikan hasil diskusi di hadapan forum. Sesi tersebut menjadi sarana untuk membangun keberanian berbicara sekaligus membiasakan mahasiswa baru menyampaikan gagasan secara lisan dan terstruktur.
Rangkaian berikutnya dilanjutkan dengan Materi II “Alam dan Manusia”. Sebelum materi dimulai, MC nonformal kembali memberikan ice breaking untuk menjaga antusiasme peserta.

Materi disampaikan dengan mengajak mahasiswa baru tidak hanya memahami pembahasan secara tekstual, tetapi juga melihat keterkaitannya dengan kehidupan dan lingkungan sekitar. Peserta diberikan kesempatan untuk menyimak, mencatat poin-poin penting, serta mengikuti sesi tanya jawab.
Setelah materi kedua, mahasiswa baru mengikuti ISHOMA pada pukul 12.00–13.00 WIB untuk melaksanakan ibadah, makan, dan beristirahat sebelum melanjutkan agenda berikutnya.
Pada pukul 13.00 WIB, kegiatan kembali dilanjutkan dengan FGD II. Peserta berdiskusi dalam kelompok, menyampaikan hasil pemikiran, serta melakukan presentasi dan tanya jawab. Selain memperdalam pemahaman terhadap materi, FGD menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, keberanian berbicara, dan penyampaian gagasan secara terstruktur.

Memasuki pukul 15.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi Apresiasi dan Short Film. Mahasiswa baru diajak menyaksikan video yang merangkum perjalanan kegiatan PBAK FUAD selama berlangsung.
Sesi tersebut juga diisi dengan pengumuman video terbaik mahasiswa baru sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi peserta. Setelah itu, mahasiswa baru diarahkan menuju lokasi apel sore secara berkelompok.
Rangkaian PBAK kemudian ditutup melalui apel sore dan penutupan pada pukul 15.15–16.00 WIB. Agenda penutupan meliputi penyampaian Rencana Tindak Lanjut (RTL), motivasi dan orasi, pembacaan sumpah mahasiswa, serta pemberian penghargaan kepada video terbaik, kelompok terbaik, dan peserta terbaik.
Kegiatan juga diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa baru. Rangkaian PBAK FUAD UIN Ponorogo Tahun 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Ketua Pelaksana dan dilanjutkan dengan sesi sayonara.
Pelaksanaan PBAK FUAD UIN Ponorogo Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkenalkan lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan kepada mahasiswa baru. Lebih dari itu, rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan budaya belajar yang aktif, kritis, kolaboratif, dan komunikatif.

Antusiasme mahasiswa baru dalam mengikuti FGD, menyampaikan gagasan, hingga mempresentasikan hasil diskusi menjadi salah satu catatan positif dalam pelaksanaan kegiatan. Melalui proses tersebut, mahasiswa baru mulai diarahkan untuk berani berpikir, berbicara, berdiskusi, dan mengambil peran sebagai bagian dari kehidupan akademik di perguruan tinggi.
Dengan semangat “Teguhkan Nilai, Menyalakan Nalar, Menggerakkan Peradaban,” PBAK FUAD UIN Ponorogo Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk menjalani perjalanan akademiknya dengan nilai yang kuat, nalar yang kritis, serta semangat berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat.