MALAYSIA — Mahahsisiwa KPM Internasional dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat. Melalui Program Individu KPM ICSP 2026 Mahasiswa KPM Internasional dari berbagai fakultas di UIN Ponorogo sukses menggelar Workshop Cyber Wellness bertajuk “Jadi Anak Cerdas Digital!” bagi murid Madrasah Uthmaniah, ABIM Malaysia, pada Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat ini menjadi langkah nyata akademisi FUAD UIN Ponorogo dalam membangun kolaborasi lintas negara untuk menanamkan kesadaran keamanan digital sejak dini.
Workshop ini diikuti dengan penuh antusias oleh murid tingkat 2 Madrasah Uthmaniah yang berusia 10–12 tahun. Sejak sesi pembukaan, para peserta aktif menyimak, bertanya, dan berpartisipasi dalam setiap permainan edukatif yang disajikan. Suasana kelas berlangsung hidup namun tetap kondusif, mencerminkan tingginya minat anak-anak terhadap materi literasi digital yang dikemas secara interaktif.

Acara skala regional ini menghadirkan narasumber utama Dr. Bibi Jan Mohamed Ayyub (L.), PBM, PBS, dari Social Activities International, Singapura. Kehadiran tokoh literasi digital asal Singapura tersebut semakin mempertegas peran strategis FUAD UIN Ponorogo dalam menjembatani sinergi dan kerja sama literasi antarbangsa, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Dalam pemaparannya, para peserta dibekali tiga pesan utama: aman di internet, bijak bermedia sosial, serta jaga diri dan teman di ruang digital. Agar materi mudah dipahami oleh anak-anak, kegiatan dikemas dengan metode interaksi dua arah dan kerja kelompok. Murid dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi, memecahkan studi kasus sederhana, dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas.

Jalannya diskusi dipandu oleh Adelia Nugraheni, mahasiswi Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) FUAD UIN Ponorogo yang bertindak sebagai moderator sekaligus pelaksana Program Individu KPM ICSP 2026. Adelia menyampaikan bahwa program yang dibawakan oleh sivitas akademika UIN Ponorogo ini dirancang agar anak tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga selamat dan beretika di dunia maya.
“Antusiasme adik-adik hari ini membuktikan bahwa pendidikan literasi digital harus ditanamkan sejak dini. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, aman, dan bijak di dunia digital,” ujar Adelia di sela-sela kegiatan.

Melalui kontribusi aktif dari mahasiswa FUAD UIN Ponorogo ini, penyelenggara berharap para murid Madrasah Uthmaniah mampu menjadi “juara digital” yang dapat melindungi diri serta rekan sebayanya dari risiko perundungan siber, konten negatif, maupun penipuan daring.
Kegiatan internasional ini sekaligus menegaskan posisi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Ponorogo dalam memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat di level global, khususnya dalam penguatan literasi digital di kawasan Asia Tenggara.
Penulis: Adelia Nugraheni (Mahasiswi Prodi BPI, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Ponorogo)