Gelorakan Semangat Antikorupsi, FUAD UIN Ponorogo Gelar Movie Day 2026 “Goes to Campus”

PONOROGO – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Ponorogo berkolaborasi dengan Komunitas Film Ponorogo Indie (KOFPI) sukses menyelenggarakan kegiatan pemutaran film dan diskusi kampanye antikorupsi. Acara bertajuk Movie Day 2026 Jawa Timur Goes to Campus ini berlangsung di Auditorium FTIK Kampus 2 UIN Ponorogo pada Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.20 WIB ini dipandu oleh Whemphy Putra selaku Master of Ceremony dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan. Acara ini menjadi ruang edukasi kreatif bagi mahasiswa untuk mendalami isu korupsi melalui media audiovisual.

Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan III FUAD UIN Ponorogo, Dr. Iswahyudi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa harus mampu menjadi pionir dan bagian dari gerakan penghapusan korupsi di Indonesia,” tegas Dr. Iswahyudi dalam sambutannya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FUAD UIN Ponorogo dan KOFPI. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara akademisi dan komunitas kreatif dalam menyuarakan pesan-pesan sosial.

Selanjutnya peserta diajak menyaksikan empat film pendek bertema antikorupsi yang merupakan pemenang ajang ActFest 2025. Film-film tersebut adalah:

  • Sandal Bupati

  • Cadong

  • Subur Itu Jujur

  • Lansia Lan Sopo

Tayangan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memotret realitas sosial dan dilema moral terkait integritas di masyarakat.

Setelah pemutaran film, sesi penyuluhan diisi oleh Drs. Witoyo Nindyo T., Penyuluh Anti Korupsi Kota Ponorogo. Ia memperkenalkan prinsip “Jum’at Bersepeda KK” sebagai fondasi membangun integritas, yang merupakan akronim dari:

  • Jujur, Mandiri, Adil, Tanggung jawab

  • Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin

  • Kerja Keras

Diskusi semakin hangat saat memasuki sesi tanya jawab yang dipandu oleh Yudi Prasetyo W., A.Md. dari Kejaksaan Negeri Ponorogo, serta kehadiran sutradara film Gelora Yudhaswara. Mahasiswa antusias memberikan pandangan mengenai efektivitas film sebagai media penyampai pesan sosial.

Melalui Movie Day 2026, FUAD UIN Ponorogo berharap mahasiswa tidak sekadar melihat film sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai alat perjuangan ideologis. Kegiatan ini diharapkan mampu memicu lahirnya karya-karya kreatif dari tangan mahasiswa yang informatif, inspiratif, dan berdampak positif dalam memberantas budaya korupsi di masa depan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol semangat kolektif dalam melawan korupsi. (Tansa)


Berita Terkait