SARANGAN – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berpartisipasi aktif dalam Workshop Finalisasi Revisi Dokumen Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 4–5 Agustus 2026 di Grand H.A.P Kintamani, Sarangan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Keputusan Rektor Nomor 943 Tahun 2026 tentang Penetapan Pedoman Kurikulum UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Workshop diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, Gugus Kendali Mutu (GKM), serta tim penyusun kurikulum dari seluruh fakultas di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Kehadiran delegasi FUAD menjadi bentuk komitmen fakultas dalam menyempurnakan dokumen kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, serta kebijakan pendidikan tinggi nasional berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education).

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai implementasi Pedoman Kurikulum UIN terbaru sekaligus melakukan sinkronisasi dokumen kurikulum masing-masing program studi. Proses finalisasi difokuskan pada penyelarasan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur kurikulum, peta mata kuliah, hingga strategi pembelajaran dan asesmen yang berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.

Kehadiran delegasi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah dipimpin langsung oleh Dekan Prof. Dr. Muh Tasrif, M.Ag, bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Faiq Ainurrofiq, M.A, serta perwakilan Gugus Kendali Mutu Fakultas Rengga Mahendra, M.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengelola program studi, di antaranya Ketua Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Umar Faruq Thohir, M.S.I bersama Sekretaris Walida Asitasari, M.Psi; Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fendi Krisna Rusdiana, M.Psi. bersama Sekretaris Galih Akbar Prabowo, M.A.; Ketua Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Dr. Muhammad Ali, M.Pd bersama Sekretaris Mayrina Eko Prasetya Budi, M.Psi; serta Ketua Prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Ahmad Faruk, M.Fil.I bersama Sekretaris Muchlis Daroini, M.Kom.I.
Bagi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, workshop ini menjadi momentum strategis untuk memastikan kurikulum pada Program Studi IAT, KPI, BPI, dan SPI selaras dengan kebijakan universitas sekaligus tetap mempertahankan kekhasan keilmuan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebudayaan.

Dekan FUAD, Prof. Dr. H. Muh Tasrif, M.Ag, menyampaikan bahwa penyempurnaan kurikulum bukan sekadar memenuhi tuntutan regulasi, tetapi merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu akademik dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, serta karakter keislaman yang kuat.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan pendampingan intensif oleh tim pengembang kurikulum universitas. Setiap program studi diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil revisi dokumen kurikulum, memperoleh masukan dari narasumber, serta melakukan penyempurnaan hingga menghasilkan dokumen yang siap diimplementasikan pada tahun akademik mendatang.
Melalui keikutsertaan dalam workshop ini, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan pengetahuan, berorientasi pada kebutuhan pemangku kepentingan, serta mendukung terwujudnya visi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sebagai universitas yang unggul dalam pengembangan jejaring keislaman, keilmuan, dan kebudayaan.