Kurikulum Baru Sejarah Peradaban Islam UIN Kiai Ageng Muhammad Besari: Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif di Era Digital

Ponorogo, 19 Agustus 2026— Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo melaksanakan kegiatan Evaluasi Kurikulum dalam rangka peninjauan kurikulum Program Studi SPI tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 tersebut bertempat di Ruang Rapat Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam upaya memastikan kurikulum SPI tetap relevan dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan dunia kerja bagi lulusan.

Kegiatan evaluasi diikuti oleh 13 peserta yang terdiri atas dosen Program Studi SPI, Guru Besar, dua orang peneliti sejarah, dan seorang sejarawan. Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan gagasan disampaikan secara konstruktif, khususnya terkait nomenklatur profil lulusan yang dinilai perlu dirumuskan secara lebih tepat dan mampu menggambarkan kompetensi lulusan SPI. Akhlis Syamsal Qomar, seorang sejarawan, menyampaikan bahwa profil Peneliti Sejarah sebaiknya juga diikuti dengan aktivitas sebagai Penulis Sejarah, sehingga profil tersebut dapat menunjukkan kemampuan lulusan SPI dalam menghasilkan karya atau tulisan sejarah. Sementara itu, Sodikin, seorang peneliti sejarah, memberikan masukan agar profil Konten Kreator Sejarah memuat kata atau rumusan yang menunjukkan objek materi konten yang lebih luas, sehingga tidak terbatas pada satu bentuk atau jenis sumber sejarah tertentu.

Suasana evaluasi berlangsung hangat, penuh keakraban, serta dialogis. Berbagai pandangan dari peserta dibahas secara terbuka untuk menghasilkan rumusan kurikulum yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan Program Studi SPI. Ketua Program Studi SPI, Ahmad Faruk, menyampaikan bahwa suasana dialogis dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya harapan besar dari berbagai pihak terhadap perkembangan SPI ke depan. Menurutnya, Program Studi SPI saat ini memang sudah waktunya melakukan peninjauan kurikulum agar mampu menjawab sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, beberapa profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) juga perlu dilakukan penyesuaian dan perubahan.

Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Program Studi SPI berharap kurikulum yang dikembangkan tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Peninjauan terhadap profil lulusan, CPL, serta struktur kurikulum diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan sebagai peneliti dan penulis sejarah, konten kreator sejarah, serta bidang-bidang lain yang sesuai dengan perkembangan ilmu sejarah dan peradaban Islam. Dengan demikian, lulusan SPI diharapkan semakin siap berkompetisi dengan lulusan dari program studi lain serta mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat

Berita Terkait