Lestarikan Budaya, HMPS SPI UIN Ponorogo Hadiri Pembukaan Pagelaran Pusaka Grebeg Suro 2026

PONOROGO – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (HMPS SPI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo turut ambil bagian dalam momen sakral tahunan bumi reog. Perwakilan pengurus HMPS SPI hadir memenuhi undangan dalam acara Pembukaan Pagelaran Pusaka Grebeg Suro 2026 yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo.

Acara tahunan yang menjadi magnet budaya ini dihadiri oleh berbagai lapisan elemen masyarakat. Mulai dari jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga berbagai komunitas pelestari sejarah dan budaya yang ada di wilayah Ponorogo dan sekitarnya.

Kehadiran HMPS SPI UIN Ponorogo dalam pembukaan pagelaran pusaka ini bukan sekadar menghadiri undangan seremonial. Keikutsertaan para mahasiswa sejarawan muda ini merupakan wujud nyata dari komitmen akademis dan moral dalam menjaga, merawat, serta melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal. Bagi HMPS SPI, pusaka dan tradisi Grebeg Suro adalah bagian penting yang tak terpisahkan dari identitas serta jati diri masyarakat Ponorogo.

Melalui momentum Grebeg Suro 2026 ini, diharapkan semangat pelestarian budaya tradisional tidak meredup, melainkan terus tumbuh subur di sanubari masyarakat. Kehadiran aktif mahasiswa dalam ruang-ruang kebudayaan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi pemantik dan inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk semakin mencintai, mempelajari, dan bangga terhadap tradisi serta sejarah lokal di tengah arus modernisasi.

Pagelaran Pusaka sendiri merupakan salah satu rangkaian inti dari perayaan Grebeg Suro di Kabupaten Ponorogo yang selalu dinantikan masyarakat. Untuk agenda Pagelaran Pusaka tahun ini, acara dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yaitu pada tanggal 12-15 Juni 2026, bertempat di Pendopo Agung Ponorogo. Prosesi pembukaan ini menandai dimulainya serangkaian kegiatan budaya, pameran benda-benda bersejarah, hingga edukasi tradisi peninggalan leluhur Ponorogo kepada publik.

Seluruh rangkaian acara pembukaan berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, mempertegas sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia akademis kampus dalam menjaga warisan leluhur agar tetap lestari sepanjang masa.

Berita Terkait