PONOROGO – Pada hari Kamis, 3 September 2026 Prodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (IAT) bersama MTsN 1 Ponorogo menggelar Seminar Pendidikan Al-Qur’an yang diikuti oleh para siswa, pendidik, dan penghafal Al-Qur’an di lingkungan madrasah. Mengangkat isu-isu krusial Generasi Z.

Kegiatan ini berfokus pada strategi menjaga kemurnian serta keberlanjutan hafalan Al-Qur’an di tengah era perubahan teknologi yang pesat.
Sesi utama seminar mengupas tuntas topik Al-Qur’an dan Masa Depan melalui Pemanfaatan Media Digital. Kaprodi IAT Umar Faruq Thohir, M.H.I., M.S.I. menekankan bahwa perkembangan teknologi seperti aplikasi murottal, mushaf digital berbasis AI, hingga platform muraja’ah interaktif harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana memperkuat hafalan, bukan justru menjadi distraksi.

Sesi selanjutnya mengupas topik Afirmasi Diri: Ubah Narasi Diri, Raih Karater Qur’ani, yang disampaikan oleh Walida Asitasari, M.Psi., Psikolog (Sekretaris Prodi IAT), memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya afirmasi diri sebagai penguat mental. Proses menghafal Al-Qur’an kerap menghadap tantangan psikologis, seperti rasa jenuh, krisis percaya diri, hingga kelelahan mental. Melalui teknik afirmasi positif dan penguatan mindset, para peserta dilatih untuk senantiasa membangun motivasi internal dan ketahanan mental saat berjuang menjaga ayat-ayat suci.
Melalui agenda ini, Prodi IAT dan MTsN 1 Ponorogo berkomitmen mencetak generasi Qur’an yang cerdas secara spiritual, adaptif terhadap teknologi digital, serta memiliki mentalitas yang kokoh dalam menjawab tantangan zaman.