Prodi Sejarah Peradaban Islam UIN Ponorogo Jalin Kerja Sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan

Ponorogo – Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Penandatanganan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Magetan.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian arsip dan sejarah lokal.

Hadir mewakili Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Dr. Iswahyudi, M.Ag., Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam Ahmad Faruk, M.Fil.I., serta Sekretaris Program Studi Sejarah Peradaban Islam Muchlis Daroini, S.Sos.I., M.Kom.I. Sementara itu, dari pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan hadir jajaran pejabat beserta staf yang menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Dr. Iswahyudi, M.Ag., dengan pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan yang diwakili oleh Dra. Endang Ambarwati, M.M. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua institusi dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kedua belah pihak akan mengembangkan berbagai program bersama, seperti penelitian sejarah lokal berbasis arsip, pemanfaatan koleksi perpustakaan sebagai sumber akademik, program magang mahasiswa, seminar, kuliah tamu, pelatihan kearsipan, digitalisasi arsip, serta publikasi ilmiah yang mendukung pengembangan ilmu sejarah.

Kerja sama ini dilandasi oleh kesamaan visi dalam menjaga dan melestarikan warisan sejarah daerah. Arsip dan koleksi perpustakaan merupakan sumber primer yang memiliki nilai penting bagi penelitian sejarah, sehingga kolaborasi antara lembaga akademik dan lembaga kearsipan diharapkan mampu menghasilkan kajian-kajian ilmiah yang bermanfaat sekaligus meningkatkan literasi sejarah masyarakat.

Melalui penandatanganan MoU ini, Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berharap mahasiswa memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengakses sumber-sumber sejarah, mengembangkan kompetensi melalui kegiatan magang dan penelitian lapangan, serta memperkuat jejaring akademik dengan instansi pemerintah. Di sisi lain, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan diharapkan memperoleh dukungan akademik dalam upaya pelestarian, pengelolaan, dan pemanfaatan arsip sebagai bagian dari identitas sejarah daerah.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, kedua institusi optimistis dapat menghadirkan berbagai program yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian sejarah lokal, serta peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait