PONOROGO – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Ponorogo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 1 Penguatan Pendidikan Inklusi bagi Madrasah Inklusi se-Kabupaten Ponorogo pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Aula MAN 1 Ponorogo. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Kantor Kankemenag Kabupaten Ponorogo, serta dihadiri langsung oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Ponorogo, dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kankemenag Ponorogo, beserta jajarannya.

Penyelenggaraan Bimtek merupakan langkah konkret sekaligus bentuk tindak lanjut dari kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah disepakati antara madrasah-madrasah di Kabupaten Ponorogo dengan Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) FUAD UIN Ponorogo. Sinergi ini dibangun untuk memperkuat kompetensi pendidik dan kesiapan lembaga madrasah dalam menyelenggarakan pendidikan yang akomodatif serta ramah bagi seluruh peserta didik.

Rangkaian materi Bimtek disampaikan oleh empat pakar di bidangnya secara berurutan. Sesi pertama diawali oleh Dr. Muhammad Ali, M.Pd. yang memaparkan topik peta perjalanan pendidikan inklusi di lingkungan madrasah. Dilanjutkan pada sesi kedua oleh Walida Asitasari, M.Psi., Psikolog yang membahas penyesuaian kurikulum, alur pelaksanaan pendidikan inklusi, hingga strategi manajemen kelas yang kondusif.
Memasuki sesi ketiga, Ufti Rosyidatun Nisa’, M.Psi., Psikolog memberikan pemahaman mendalam mengenai karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, tata cara asesmen, serta penyusunan Program Pembelajaran Individu (PPI). Kegiatan ini kemudian ditutup pada sesi keempat oleh Marina Eka Prasetyo Budi, M.Psi., Psikolog yang mengulas sistem dukungan pelaksanaan pendidikan inklusi, mulai dari peran kolaboratif orang tua, tenaga ahli, hingga kebijakan lingkungan madrasah.